Saat bekerja dengan bahan baja tungsten bernilai tinggi, setiap operasi pemotongan membawa implikasi biaya yang signifikan. Operator seringkali menghadapi tantangan dengan mata pisau potong berlian, di mana ketidakefisienan dan pengelupasan tepi mengkompromikan presisi dan penghematan material. Pertanyaannya tetap: bagaimana produsen dapat mempertahankan akurasi sambil meminimalkan limbah?
Mata pisau potong berlian tetap menjadi metode paling umum untuk memproses baja tungsten, tetapi kinerja optimal membutuhkan pemilihan yang cermat dari dua faktor penting:
Penerapan cairan pendingin yang tepat terbukti penting untuk pengendalian suhu, mengurangi tekanan termal untuk meningkatkan kualitas potongan dan umur alat. Mempertahankan laju umpan yang konsisten mencegah penerapan gaya berlebihan yang dapat menyebabkan fraktur material.
Wire Electrical Discharge Machining (WEDM) menghadirkan opsi yang secara teoritis layak untuk pemrosesan baja tungsten. Metode ini menggunakan pelepasan listrik untuk mengikis material tanpa tekanan mekanis, memungkinkan presisi yang luar biasa. Namun, pertimbangan praktis meliputi:
Teknologi ini tetap paling tepat untuk aplikasi yang menuntut presisi ekstrem di mana pertimbangan biaya menjadi sekunder. Konsultasi profesional sangat disarankan sebelum menerapkan solusi WEDM.
Meskipun pemotongan plasma menawarkan kecepatan pemrosesan yang cepat, penerapannya pada baja tungsten menghadirkan banyak kekurangan:
Untuk sebagian besar aplikasi industri, pemotongan mata pisau berlian yang dioptimalkan dengan parameter yang dikalibrasi secara tepat saat ini merupakan solusi yang paling praktis. Produsen alat khusus dapat memberikan rekomendasi khusus untuk skenario pemotongan yang sangat menantang.